Jadi Jawaban Isu Sosial Kampus, Kolaborasi LIMA Gelar UNIFEST Multi-Cabor Perdana Rangkul 40 Ribu Mahasiswa Telkom University
Liga Mahasiswa (LIMA) secara resmi mengumumkan gelaran LIMA TEL-U OCL UNIFEST yang akan berlangsung di lingkungan kampus Telkom University, Bandung, pada 12 hingga 31 Oktober mendatang. Memasuki
rangkaian tur ketiganya, festival kemahasiswaan ini mencatatkan sejarah baru sebagai ajang kompetisi multi-cabang olahraga (multi-cabor) perdana yang pernah diselenggarakan di Telkom University. Mengusung semangat "Semua Bisa Main", perhelatan akbar ini hadir sebagai langkah nyata untuk merangkul potensi besar dari populasi kampus yang mencapai lebih dari 40 ribu mahasiswa, sekaligus memperkuat iklim kebersamaan, rasa saling menghargai, dan persaudaraan positif di antara sesama mahasiswa.
Penyelenggaraan ajang bersejarah ini dirancang secara inklusif dengan menghadirkan empat pilar utama kegiatan, yaitu Arena, Classroom, Playground, dan Playfest. Pilar Arena menjadi pusat perhatian utama yang mewadahi sekitar 1.000 player atau atlet mahasiswa dalam enam cabang olahraga sekaligus, yakni Basket, Futsal, Voli, Esports, Baseball, dan Badminton. Melengkapi atmosfer kompetisi, pilar Classroom hadir memberikan pengayaan kapasitas diri dan pemahaman empati melalui sesi edukasi, pilar Playground menyuguhkan berbagai wahana interaktif untuk mencairkan suasana di area kampus, serta pilar Playfest yang menyajikan panggung festival hiburan untuk menyatukan seluruh civitas akademika Telkom University dalam atmosfer yang harmonis dan merangkul.
Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah, mengungkapkan bahwa pencapaian di Bandung ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan LIMA untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata dan ruang aman bagi generasi muda.
"Melanjutkan gelaran tur ketiga di Telkom University, LIMA TEL-U OCL UNIFEST membawa semangat 'Semua Bisa Main' sebagai respons positif untuk menciptakan ruang aman bersama. Ini merupakan kali pertama sebuah ajang multi-cabor digelar secara terintegrasi di kampus dengan populasi lebih dari 40 ribu mahasiswa. Melalui partisipasi sekitar 1.000 player serta kolaborasi empat pilar yakni Classroom, Playground, Playfest, dan Arena, kami ingin menegaskan pentingnya solidaritas dan inklusivitas, di mana olahraga dan budaya kreatif menjadi sarana terbaik untuk meruntuhkan sekat, mencegah perilaku perundungan, serta memperkuat rasa persatuan mahasiswa," ujar Junas Miradiarsyah.
Telkom University menyambut antusias hadirnya perhelatan olahraga multi-cabang yang diselenggarakan Liga Mahasiswa (LIMA). Direktur Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni Telkom University, Dr. Maulana Rezi
Ramadhana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menegaskan bahwa ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya olahraga dan membangun lingkungan kampus yang sehat, inklusif, dan suportif.
“Melalui LIMA, kami ingin mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga belajar menghargai lawan, menguatkan rekan, dan menjunjung sportivitas.
Semangat kompetisi harus berjalan bersama semangat saling menjaga. Inilah ekosistem yang ingin kami bangun di Telkom University: ruang bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh, merasa diterima, dan berani menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkapnya.

Berikan Komentar Anda