Kafin Sulthan Merambah R&B dan Hip-Hop dengan Dukungan Liam Amadeo lewat singel EVOKATIF
Ya, EVOKATIF ditulis dengan huruf kapital sepenuhnya.
Setelah lebih dari setahun tidak memperbaharui karier solonya (di luar menyumbang suara
dan jasa untuk musisi-musisi lain), Kafin Sulthan akhirnya menerbitkan singel bertajuk EVOKATIF
bersama Liam Amadeo. Rilisan yang cukup diantisipasi oleh para Al-Kafinun (teman-teman Kafin) ini
menjadi upaya untuk ia kembali ke lininya: yakni justru dengan mengubah haluan genre lagi.
EVOKATIF mengukuhkan identitas Kafin sebagai musikus yang alergi dibatasi klasifikasi aliran,
terdengar lewat eksplorasinya menciptakan lagu dengan unsur rap kali ini. Kafin berkata:
“Gue menaruh rasa hormat ke musik hip-hop, meskipun gue melihatnya asing karena
tidak lahir dan tumbuh di situ. Sedekat-dekatnya, ya, mungkin dengan budaya R&B
gue lumayan familier lah. Lagu EVOKATIF ini jadi semacam bentuk apresiasi atau love
letter dari gue ke rumpun genre itu, spesifiknya terhadap musisi-musisi Jepang seperti
Hikaru Utada serta m-flo. Mereka figur yang gue cukup kenali dari kecil.”
EVOKATIF (dari bahasa Inggris evocative) adalah sifat menggugah rasa. Kafin menulis liriknya
sedini zaman pandemi, saat hari-harinya diisi dengan berjemur serta menggambar hehijauan depan
rumah akibat lockdown. Kerinduan sosial pun muncul, dan sapaan teman dari ponsel rasanya menjadi
begitu bermakna. Hal itu menyadarkannya bahwa keadaan hati dapat mengubah persepsi kita,
memaknai momen biasa menjadi istimewa. Entah perasaan itu suka, gengsi, takjub, atau peduli, “we’re
always feeling something,” pungkas Kafin. EVOKATIF akhirnya menjadi perayaan terhadap nuansa
sentimentalitas manusia, dan Kafin mengajak kita untuk terpana atas realisasi itu. Bagi Kafin, lagu ini
mengingatkan kita untuk menghargai gestur-gestur kecil yang kita berikan dan terima, karena
perkataan yang tampak sepele dapat menggugah rasa yang begitu dalam bagi sesama.
Liam Amadeo menjadi rapper tamu pada bagian middle 8 dari lagu EVOKATIF. Bait rap-nya ia
lontarkan dengan kalimat “jembatan antara kita aku ingin bangun kokoh” selagi vokal Kafin sedang
menuju bagian bridge pula; mereka menggemari teknik word painting. Seluruh produksi lagu
EVOKATIF dikerjakan oleh Kafin dengan bantuan 1NG (atau Ingmar Riza) yang berperan sebagai
beatmaker merangkap mixing engineer. Liam dan Ingmar adalah anggota dari duo pop Livingroom.

Sampul EVOKATIF adalah kolase dari gambar corat-coret Kafin yang ia lakukan saat bosan.
Kenal lebih dekat dengan Kafin Sulthan
Kafin Sulthan (2004) adalah seorang penyanyi-penulis lagu, kibordis, dan produser indie asal
Bandung. Karya-karyanya secara khas memiliki harmoni yang kompleks serta pengaruh fusion kuat,
hingga kerap dilabeli "overengineered pop" oleh sesama musisi. Selera musik Kafin yang nyentrik
berawal dari masa kecilnya di dunia teater serta grup-grup vokal bimbingan Erwin Gutawa dan
Candra Darusman. Kafin telah memproduksi musik untuk BAALE, Keshya Valerie, Tarrarin, dan Isyana
Sarasvati, serta merupakan personel dari band Rock N Roll Mafia juga New Chaséiro. Di luar musik, ia
menyambi sebagai seorang desainer dan ilustrator. Kafin menempuh pendidikan Arsitektur Interior di
Universitas Indonesia saat diterima sebagai mahasiswa pada usia 15 tahun dan lulus berumur 19.
Kenal lebih dekat dengan Liam Amadeo
Dari kancah musik Jakarta yang dinamis, Liam Amadeo, seorang penyanyi-penulis lagu dan
anggota duo pop Livingroom., tengah menjelang karier solonya. Dengan perspektif baru dan
sensibilitas pekat dari hip-hop serta R&B, Liam membawa lagu-lagu easy listening yang menyentuh
hati dan relevan dengan pengalaman para muda-mudi Indonesia. Liam kini mempersiapkan
karya-karya yang akan rilis selanjutnya dan siap mewarnai industri musik tanah air.
Kontak: +62 812-9371-0990 (Gita)
Twitter: @kafinsulthan
Surel: pridianrecords@gmail.com Spotify
Instagram: @kafinsulthan YouTube
Berikan Komentar Anda